Indah nya Pemandangan di Hutan Mangrove Kulon Progo

Yogyakarta memang memiliki banyak potensi objek wisata mulai dari wisata belanja, wisata budaya hingga wisata alam. Letak Kota Yogyakarta memang sangat strategis karena dekat dengan beberapa Kabupaten di sekitarnya yang memiliki pesona alam luar biasa seperti Gunung Kidul, Kulonprogo hingga Magelang.

Di Kabupaten Kulon Progo yang berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Yogyakarta Anda bisa menemukan lokasi wisata Hutan Mangrove Kulon Progo. Menurut kabar yang di terima oleh bro wisata, Objek wisata ini tergolong masih cukup baru sebagai lokasi wisata yang dibuka untuk umum.

Hutan Mangrove Kulon Progo

Hutan Mangrove Kulon Progo atau nama lainnya adalah Hutan Mangrove Wana Tirta berlokasi di Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hutan bakau ini tepatnya berada di bagian barat dari Sungai Bogowonto.

Fungsi utama hutan mangrove ini pada dasarnya adalah untuk menahan abrasi pantai, tetapi karena pemandangan alamnya yang indah, lokasi ini dengan cepat tersebar dan dikenal oleh masyarakat.

Daerah Kulon Progo memang sudah dikenal memiliki banyak lokasi wisata alam yang mempesona seperti pantai. Pantai Glagah misalnya, pantai ini merupakan satu diantara beberapa lokasi wisata Kulon Progo yang sudah dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan.

Lokasi dan Rute Menuju Hutan Mangrove Kulon Progo

Alamat

  • Pasir Mendit, Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo,Daerah Istimewa Yogyakarta 55654

Rute

  • Apabila tertarik untuk mengunjungi lokasi wisata yang satu ini sebaiknya pelajari dulu rute terbaik untuk menuju ke hutan mangrove ini. Letak dari hutan mangrove ini jauh dari pusat kota Yogyakarta, Anda harus menempuh perjalanan dengan kendaraan bermotor.
  • Anda bisa mengambil rute perjalanan melewati jalur arah Wates. Anda tinggal mengikuti jalan utama hingga menemukan patung Nyi Ageng Serang. Setelah menemukan patung tersebut lanjutkan perjalanan dengan mengambil jalur ke arah Purworejo.
  • Jika Anda sudah melewati Terminal Wates maka lanjutkan perjalanan Anda sekitar 10 km hingga menemukan pertigaan yang berbentuk huruf Y dan ambil jalan ke kiri sampai menemukan Jembatan Congot. Apabila sudah melewati Jembatan Congot ambil jalur ke arah barat hingga bertemu dengan papan nama Dusun Pasir Mendit lalu masuklah ke jalan tersebut.

Harga Retribusi dan Jam Operasional

Hutan Mangrove Kulon Progo dikelola langsung oleh pemerintah, namun bukan sebagai lokasi wisata. Masyarakat setempat yang melihat besarnya antusiasme masyarakat secara bergotong royong berusaha memberikan akses untuk pengunjung agar dapat menikmati kawasan hutan mangrove dengan lebih mudah.

Pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 3.000,- per orang dan retribusi parkir sebesar Rp 2.000,-. Lokasi ini pun terbuka 24 jam tanpa adanya jam operasional tertentu. Meskipun fasilitas umum di lokasi wisata ini belum cukup memadai.

Anda bisa menemukan spot menarik yang memang dibuat dan dipersiapkan untuk pengunjung seperti salah satunya jembatan bambu di Hutan Mangrove Kulon Progo ini. Jembatan bambu ini dibuat dengan bentuk menyerupai hati yang terlihat artistik, sangat cocok untuk dijadikan spot berfoto yang kekinian bersama teman atau pasangan.

Spot-spot dan Kegiatan seru di Hutan Mangrove Kulon Progo

Berlibur ke Hutan Mangrove Wana Tirta Kulon Progo dapat memanjakan mata Anda dengan hijaunya pepohonan. Di lokasi wisata ini sudah dibuat jembatan-jembatan kayu yang membelah kawasan hutan bakau.

Hutan Mangrove Kulon Progo

Selain memanjakan mata pengunjung, jembatan yang berada di antara rimbun nya tanaman ini juga sangat cantik untuk lokasi berfoto. Lokasi hutan bakau ini merupakan habitat alami bagi berbagai satwa seperti ikan dan kepiting bakau.

Meskipun di lokasi ini banyak terdapat ikan-ikan, pengunjung tidak diperbolehkan untuk memancing karena bisa merusak ekosistem hutan mangrove. Ada beberapa spot dan kegiatan seru yang bisa Anda lakukan di lokasi ini, yaitu :

Goa Mangrove

Di kawasan hutan mangrove terdapat goa yang kondisinya masih sangat alami. Panorama alam di dalam gua memang mempesona tetapi kondisi di dalamnya kurang kondusif untuk wisatawan karena kondisi udaranya yang lembab dan banyak terdapat nyamuk.

Berkeliling dengan perahu

Bagi pengunjung yang ingin berkeliling melihat semua sudut hutan mangrove ada kapal-kapal nelayan yang memang disewakan untuk melayani pengunjung.

Ayunan Bambu

Beranjak ke bagian utara dari kawasan hutan mangrove ini, Anda akan menemukan ayunan-ayunan dari bambu yang boleh digunakan dengan bebas oleh para wisatawan. Anda bisa bersantai sejenak setelah lelah berputar-putar di kawasan hutan mangrove. Jangan ketinggalan untuk mengambil foto di lokasi yang unik ini.

Gazebo

Selain ayunan, ada pula gazebo yang dapat dimanfaatkan untuk duduk santai dan beristirahat. Seperti hal nya ayunan, gazebo ini juga terbuat dari bambu dan kayu.

Melihat pemandangan Sunset Matahari

Di Hutan Mangrove Kulon Progo Anda juga bisa menyaksikan indah serta romantis nya pemandangan matahari terbenam. Anda dapat mencari posisi terbaik dengan panorama yang cantik kemudian menikmatinya dengan duduk santai bersama dengan sahabat atau pun pasangan.

Berfoto

Perpaduan antara hijau nya tanaman mangrove dengan jembatan bambu serta hamparan air laut memang menjadikan foto yang diambil di lokasi ini menjadi terlihat apik. Tak heran jika banyak orang tertarik untuk mengunjungi Hutan Mangrove Wana Tirta ini setelah melihat salah satu fotonya di media sosial. Ada banyak spot menarik untuk berfoto karena memang latar belakang pemandangan di lokasi ini sangat lah cantik.

Hutan Mangrove Kulon Progo

Tips-Tips Penting Sebelum Berkunjung ke Hutan Mangrove Kulon Progo

  • Gunakan pakaian serta alas kaki yang nyaman

Di lokasi wisata ini memang tidak terdapat atap atau tempat berteduh sehingga Anda akan terpapar sinar matahari selama berkeliling dan melihat-lihat kawasan hutan mangrove. Oleh karena itu sebaiknya gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat supaya pergerakan Anda juga lebih leluasa.

Selain itu, gunakan pula alas kaki yang nyaman dan tidak berlebihan. Ketika berkeliling hutan mangrove Anda akan menyusuri jembatan-jembatan bambu, sehingga gunakan lah alas kaki yang datar, hindari penggunaan sepatu yang memiliki hak tinggi karena sepatu itu akan menyulitkan kita.

  • Gunakan Topi atau Kacamata Hitam

Suasana yang terik juga perlu di antisipasi bagi Anda yang kurang begitu tahan dengan paparan sinar matahari. Persiapkan dan gunakan topi atau pun kacamata hitam agar Anda lebih nyaman dalam menikmati suasana di sekitar kawasan hutan mangrove. Penggunaan aksesoris ini selain untuk alasan kenyamanan juga dapat menunjang penampilan Anda agar terlihat lebih bagus ketika difoto.

  • Sebaiknya berkunjung di Pagi atau Sore hari

Tidak ada jam operasional tertentu dari kawasan Hutan Mangrove Kulon Progo ini, akan tetapi di lokasi ini sinar matahari sangat terik pada siang hari. Oleh karena itu agar Anda lebih dapat menikmati keindahan hutan mangrove, sebaiknya Anda berkunjung di pagi hari atau pun sore hari ketika suasana sudah lebih teduh.

  • Bawa lotion anti nyamuk

Hutan mangrove yang rimbun dan lembab menjadi tempat yang sangat strategis bagi sarang nyamuk sehingga jangan heran jika Anda akan menemukan cukup banyak nyamuk di sekitar lokasi ini. Bawa dan gunakan lotion anti nyamuk jika diperlukan agar tubuh Anda terlindungi.

  • Persiapkan bekal makanan dan minuman yang cukup

Fasilitas umum di lokasi ini belum terlalu memadai, termasuk pedagang makanan dan minuman. Agar Anda tidak dehidrasi disarankan untuk membawa perbekalan minuman sendiri beserta makanan kecil apabila diperlukan.

Hutan Mangrove Kulon Progo

Indahnya pemandangan yang ditawarkan menjadi salah satu alasan untuk mencoba mengunjungi wisata Hutan Mangrove Kulon Progo ini. Meskipun sudah dibuka untuk wisata, para pengunjung harus tetap memahami bahwa fungsi utama lokasi ini adalah sebagai pelindung dari abrasi air laut sehingga diharapkan semua pengunjung dapat tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar ekosistem hutan mangrove tidak terganggu.